Ariesman Widjaja Tak Tahu Terkait Suap Rp 2 Miliar |Peristiwa

Ariesman Widjaja Tak Tahu Terkait Suap Rp 2 Miliar |Peristiwa – Presiden Direktur PT Gede Podomoro Land Ariesman Widjaja lewat pengacaranya Ibnu Akhat berdalih tidak tahu menahu inisiator yang meminta duit sebesar Rp 2 miliar lebih. Di Mana duit tersebut guna mempengaruhi pemerintah daerah dalam membawa ketetapan, maka menghiraukan kebutuhan umum, dalam pembahasan raperda zonasi wilayah pesisir & pulau-pulau kecil & raperda tata lokasi strategis Jakarta Utara.

“Saya nggak tahu, di BAP nggak ada yang memaparkan seperti itu,” ucap Ibnu pada jurnalis di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Jakarta Selatan, hari Sabtu 2/4.

Dalam kasus ini, diisukan Wakil Ketua DPRD DKI M. Taufik meminta sebanyak duit tersebut buat melancarkan raperda. Tapi, Ibnu membantah hal itu. “(Rangkuman BAP) Cuma ada permintaan duit Rp 2 miliar, telah dijelaskan di BAP itu,” imbuhnya.

Kata Ibnu, dalam sensor kliennya yg terjadi kurang lebih 16 jam tersebut bersama 10 pertanyaan, benar-benar ada disebutkan pemberian duit Rp 2 miliar. “Memang 2 kali diberikan. Menjadi saya nggak mampu jelaskan mengisi BAP, pokoknya ada duit 2 miliar diserahkan ke M Sanusi,” pungkasnya.