Banjir Serta Longsor Di Samarinda Akibat Hujan Dan Angin Kencang

Banjir Serta Longsor Di Samarinda Akibat Hujan Dan Angin Kencang – Hujan deras diikuti angin kencang mengguyur Samarinda, Kalimantan Timur, sepanjang 2 jam mendekati saat berbuka puasa. Imbasnya, banyak jalan terendam banjir, longsor sampai ambruknya kanopi pusat perbelanjaan Plaza Mulia.

Hujan deras tiada henti mulai mengguyur seputar waktu 16. 30 Wita sore itadi. Daerah Jalan DI Panjaitan terendam banjir sampai 50 cm.. Beberapa puluh motor serta mobil turut mogok.

Bukan hanya itu. Seputar waktu 17. 15 Wita kencangnya angin yg bersama hujan deras, menimbulkan kanopi pusat perbelanjaan Plaza Mulia di Jalan Bhayangkara ambruk serta menerpa mobil parkir.

” Hujan sangatlah deras, angin kencang. Kami pernah berlarian keluar harta benda, suaranya seperti ledakan. Nyata-nyatanya atap di parkiran segi luar ambruk, ” kata Evita (38) , diantara satu pengunjung plaza, terhadap merdeka. com, Selasa (21/5) sore.

Hujan senantiasa saja mengguyur diikuti gelegar petir. Cuaca berlebihan itu menambah daerah permukiman juga turut terendam banjir bercampur lumpur. Seperti salah satunya di daerah Jalan Damai, Jalan Pramuka, Jalan Remaja, serta kawsan permukiman di Lempake Samarinda Utara.

Pantauan tim relawan kebencanaan Kota Samarinda juga menegaskan banyak daerah terendam banjir. Tim relawan bersiaga mendukung warga, setiap waktu butuh pemberian pengungsian ditengah banjir.

” Benar. Hujan deras sama rata dari sore barusan, menimbulkan banjir di banyak daerah. Kami siaga mendukung pemerintah, setiap waktu diperlukan, ” kata salah seseorang koordinator relawan kebencanaan, Joko Iswanto.

Bahkan juga berita terkini, satu tempat tinggal warga disapu longsor, di RT 30 kelurahan Sidomulyo, kecamatan Samarinda Ilir. Daerah tersebut, benar-benar masuk daerah longsor yg diputuskan Pemkot Samarinda.

” Belum lama konfirm ke Pak RT. Kalau diantara satu tempat tinggal warganya rata dengan longsor. Kami sediakan perabotan pengungsian, ” kata Joko.

Hujan baru sungguh-sungguh mereda sekira waktu 18. 30 Wita, satu menit sehabis saat berbuka puasa utk kota Samarinda serta seputarnya. Di pastikan, tak sedikit warga yg berbuka puasa di jalanan.

Cuaca ekstrim kesempatan ini, udah diperingatkan Tubuh Meteorologi, Klimatologi serta Geofisika (BMKG) lewat pernyataan peringatan awal cuaca. Kalau, Kalimantan Timur masuk dalam potensi hujan lebat.