Bayang-bayang Kegagalan 2013/2014 Kembali Menghantui Liverpool

Bayang-bayang Kegagalan 2013/2014 Kembali Menghantui Liverpool – Sudah sempat unggul di klassemen Liga Inggris, Liverpool saat ini disalip Manchester city. Bayang-bayang kegagalan 2013/2014 kembali menghantui Liverpool.

Liverpool tidak sukses kembali pada puncak klassemen Liga Inggris selesai main seri 0-0 menantang Everton minggu akhir tempo hari. The Reds mesti merelakan takhtanya diambil City.

Liverpool saat ini duduk di rangking ke dua dengan 70 point, ketinggalan satu angka dari City yang menduduki urutan paling atas. Ini bermakna Liverpool tergusur dari puncak klassemen selesai sudah sempat menguasainya saat tiga bulan.

Lepasnya rangking pertama dari tangan Liverpool dipicu oleh hasil tidak optimal yang mereka capai dalam sejumlah pertandingan paling akhir. Dalam enam laga paling akhir di Liga Inggris, Mohamed Salah dkk cuman menang kedua kalinya serta 4x main seri.

Tersendatnya laju Liverpool akhir-akhir ini memperingatkan bekas manajer West Ham United serta Everton, Sam Allardyce, ke musim 2013/2014. Saat itu, Liverpool yang dikerjakan Brendan Rodgers sudah sempat unggul lima angka di puncak klassemen Liga Inggris dengan tiga pertandingan tersisa sebelum pada akhirnya justru disalip serta finish di belakang City.

“Tekananannya mengagumkan besar. Liverpool cuman baru kalah 1x musim ini, serta nampaknya ketakutan memenangi liga seperti saat berbarengan Brendan (Rodgers) setahun lebih terus,” kata Allardyce.

“Itu ialah halangan besar yang dijumpai Klopp – ‘bagaimana saya membawa team saya lewat cara mental melalui garis finish untuk coba memenangi liga?'”

“Kita fikir mereka menangani kegugupan itu di dalam minggu saat mereka menang 5-0 (menantang Watford), namun ada satu atau dua peristiwa tempo hari dimana Anda fikir mereka bakal juara, namun lewat cara ketajaman mereka tak cukup baik.”

“Untuk saya, keliatannya seperti ada ketakutan,” ujarnya.