Diduga Keroyok Anggota Polisi, Dua Pria Asal Trenggalek Ditangkap

Diduga Keroyok Anggota Polisi, Dua Pria Asal Trenggalek Ditangkap – Kepolisian Bidang (Polsek) Karangrejo, Tulungagung tangkap dua pria asal Kabupaten Trenggalek. Kedua-duanya disangka kuat sudah mengerjakan pengeroyokan seseorang anggota polisi.

Ke dua aktor Sugeng Supriyadi (38), serta Agung Setiawan (25), penduduk Dusun Margo, Desa Margomulyo, Kecamatan Watulimo, Trenggalek. Dan korban pengeroyokan adalah anggota Polsek Sendang, Aiptu Haryoko (54) penduduk Desa Gedangan, Kecamatan Karangrejo, Tulungagung.

” Peristiwa pengeroyokan itu berawal waktu korban ini bersepeda di ruas Jalan Raya Bungur, Karangrejo. Pada waktu yg berbarengan melintas mobil yg dikendarai oleh ke dua aktor serta hampir menyerempet korban, ” kata Kapolsek Karangrejo AKP Pudji Hartanto, Selasa (4/9/2018).

Oleh karena itu korban serta aktor berperan beradu mulut, sampai salah seseorang aktor mencekik serta memukul korban dengan tangan kosong. Aktor juga mengatakan tidak takut waktu korban memaparkan kalau dia seseorang anggota polisi.

Karena tidak alami luka, selanjutnya korban tinggalkan aktor serta menambahkan aktivitas bersepedanya. Tapi ke dua aktor tidak terima serta malahan menguber korban sampai di Jalan Sukowiyono.

Waktu kembali berjumpa, aktor Agung Setiawan melemparkan buah jeruk arah anggota polisi itu, tapi karena meleset selanjutnya aktor lainnya menyudahi kendaraannya serta langsung mengerjakan penganiayaan.

” Korban lalu dikeroyok dipukul memakai pipa besi sampai alami luka serta benjol di kepala. Dan aktor langsung kabur sehabis mengerjakan pengeroyokan, ” ujarnya.

Korban Haryoko selanjutnya menghubungi serta memohon dukungan ke Polsek Karangrejo berkenaan masalah yg dirasakan. Dalam tempo kurang dari satu jam selanjutnya ke dua aktor sukses diamankan waktu melintas di Jembatan Teliti Karangrejo serta langsung digelandang ke kantor Polisi buat mempertanggungjawabkan tingkah lakunya.

” Waktu ini masihlah dalam proses penyidikan di Polsek Karangrejo, aktor telah diputuskan jadi terduga serta kami jerat dengan clausal 170 KUHP terkait pengeroyokan, ” kata Pudji.

Kapolsek pastikan pada korban serta aktor awal mulanya tidak pernah sama-sama kenal atau punyai permasalahan lainnya. Masalah itu murni dipicu oleh aktor yg hampir menyerempet korban.