Ibu Rumah Tangga Yang Berprofesi Sebagai PRT Di Glandang Ke Kantor Polisi Usai Ambil Uang Serta Perhiasan Majikannya

Ibu Rumah Tangga Yang Berprofesi Sebagai PRT Di Glandang Ke Kantor Polisi Usai Ambil Uang Serta Perhiasan Majikannya – Nekat sekali Alya (43). Pekerja rumah tangga (PRT) itu mengambil duwit serta perhiasan majikannya, Adi Bintoro.

Momen ini berlangsung 17 Juni lalu. ” Saat peristiwanya Minggu 17 Juni 2018, waktu 15. 00 WIB. Peristiwanya di Jalan Murdai I No. 6, RT 001, RW 006, Kelurahan Cempaka Putih Barat, Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, ” kata Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Suyatno, pada Wartawan, Jakarta Pusat, Rabu (20/6).

Alya mengambil uang ini dari dalam kamar majikannya yg disimpan di suatu kotak serta dompet kecil didalam almari. Termasuk juga beberapa perhiasan.

” Korban melihat ulang kembali pintu kamar serta almari, tapi tiada yg rusak. Lantaran korban terasa syak wasangka dengan tersangka (Alya) sebagai pembantu tempat tinggal tangganya, jadi korban melaporkan peristiwanya ke Polsek Cempaka Putih, ” katanya.

Sesudah korban melaporkan hal semacam itu, petugas segera laksanakan oleh Tempat Peristiwa Perkara (TKP) dirumah.

” Selagi dijalankan teliti TKP oleh piket reskrim, pada akhirnya tersangka sebagai pembantu rumah tangga korban mengaku tindakannya serta sudah mengambil uang selanjutnya perhiasan punya korban, ” pungkasnya.

Lalu tersangka selanjutnya tanda untuk bukti segera dibawa ke Polsek Cempaka Putih. Hal semacam itu dijalankan faedah untuk penyidikan seterusnya serta kasusnya di handel oleh Polsek Cempaka Putih.

Atas perbuatan yg dijalankan Alya, korban alami kerugian sebesar Rp 36, 6 juta. Lalu tanda untuk bukti yg sudah diamankan yaitu satu buah kotak plastik bening, satu buah dompet kain warna kuning, satu buah kunci pintu kamar serta satu buah kunci almari.

” Tersangka di jerat dengan Pasal 362 KUHP yakni barangsiapa mengambil barang suatu hal, yg semua nya atau sebagaian milik orang lain, dengan maksud untuk dipunyai dengan cara melawan hukum, diancam lantaran pencurian, dengan pidana penjara paling lama lima th. atau denda paling banyak enam puluh rupiah, ” katanya.