Kejar Guru Sama Murid Lancarkan Bom Gereja

Kejar Guru Sama Murid Lancarkan Bom Gereja – Ada tiga keluarga yg disangka jadi teroris, dua salah satunya bahkan juga telah beraksi mengebom tiga gereja serta kantor polisi diSurabaya. Mereka punyai guru yg sama.

” Kita mencari, tetap dalam pengejaran oleh rekan-rekan kita di lapangan itu, ” kata Kapolda Jawa Timur, Irjen Machfud Arifin, didalam jumpa pers di Markas Polda Jawa Timur, Jl Frontage Ahmad Yani, Surabaya, Selasa (15/5/2018) .

Beberapa personel kepolisian masih tetap senantiasa berupaya menguber sosok guru itu. Polisi menyebutkan guru teror itu tidak cuma satu orang, namun dua orang.

” Ada dua yg saya mengharapkan selekasnya cepat di tangkap, ” kata Machfud.

Machfud bersukur polisi dapat memetakan grup teror di Jawa Timur kurun waktu relatif singkat. Polisi juga akan menguber jaringannya hingga susunan atas, hingga ke guru-guru ideologi teror. Ada berita, satu diantara guru teror itu bernama Cholid Abu Bakar, apa benar itu yaitu nama satu diantara guru teror yg disebut?

” Semoga itu ketangkap ya. Kurang lebih demikian, ” kata dia.

Keluarga Dita Oprianto (48) mengebom tiga gereja di Surabaya, pada Minggu 13 Mei 2018 kemarin. Keluarga Tri Murtiono (50) mengebom Polrestabes Surabaya pada Senin 14 Mei 2018 tempo hari. Mengenai di Sidoarjo, ialah di Rusunawa Wonocolo, ada satu keluarga terduga teroris yg diberantas polisi pada Minggu 13 Mei 2018 malam, ialah keluarga Anton yg dimaksud polisi jadi anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD) .