Kejari Koba: Tunda Eksekusi Mati |Peristiwa

Kejari Koba: Tunda Eksekusi Mati |Peristiwa Kejaksaan Negara Koba, Kab Bangka Tengah, Propinsi Kepulauan Bangka Belitung menyebutkan eksekusi terpidana mati tetap menunggu hasil permohonan grasi.

“Terdakwa Pondreng dijatuhi hukuman mati oleh MA atas kasus pembunuhan sadis pada ibu & anak sekian banyak bulan yang dulu,” tutur Kasi Pidum Kejari Koba, Dede di Koba seperti dikutip dari Antara, Sabtu 13/8. Beliau memaparkan, Pondreng pernah diputuskan hukuman seumur hidup oleh PN Sungailiat setelah itu sesudah ajukan banding di MA diputuskan hukuman mati.

“Sekarang kami tetap menunggu surat resmi grasi tersebut sebelum melaksanakan upaya hukum seterusnya, mengeksekusi hukuman mati pada terdakwa membutuhkan proses yang lumayan panjang,” ujarnya.

Pengajuan grasi diatur dalam undang-undang & itu yaitu hak terdakwa dalam upaya meraih pengampunan dari presiden. “Permohonan grasi dapat dilakukan oleh terdakwa sendiri & dapat lewat kuasa hukumnya,” ujarnya.

Beliau tak sanggup tentukan jadwal eksekusi mati kepada Pondreng sebab tetap perlu proses yang lumayan panjang termasuk juga hasil grasi. “Persoalan grasi tak dapat kami pastikan berapa lama, dikarenakan itu hak penuh dari presiden juga sebagai kepala negeri,” ujarnya.