Kemendagri: Ahok Kesulitan Maju Di Pilgub |Politik

Kemendagri: Ahok Kesulitan Maju Di Pilgub |Politik Direktur Jenderal Otonomi Daerah Sumarsono mengemukakan, surat cuti mesti disertakan calon kepala daerah incumbent waktu mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum buat mengikuti Pilkada. Perihal itu diatur dalam Undang-undang 10 tahun 2016 mengenai Pilkada.

“Kalau yang merupakan pasangan calon mesti mengikuti Undang-undang Pilkada,” menurutnya di Universitas IPDN Jatinangor, Jawa Barat, Senin (8/8). Beliau meneruskan, calon incumbent mesti memisahkan antara beliau yang merupakan seseorang kepala daerah & pasangan calon. Diwaktu jadi kepala daerah, sehingga mesti taat kepada Undang-undang Pemerintahan Daerah.

Dgn begitu, sehingga Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama juga sebagai calon incumbent sebaiknya mengikuti aturan yang telah ada. Yaitu, ajukan surat cuti ke Presiden Joko Widodo biar memenuhi persyaratan administrasi.

“Kalau Ahok tak ingin cuti boleh saja. Masihlah saja jadi Gubernur. Jikalau ingin maju lagi mesti cuti,” menurutnya.

Sumarsono menerangkan, terkait kekosongan kekuasaan waktu Gubernur cuti, Undang-undang Pemda sudah tegas mengatur. Merupakan, kekosongan itu mampu diisi oleh jabatan di bawahnya atau dikembalikan terhadap Presiden.

Kelak, wakil gubernur mampu kelak ditunjuk juga sebagai pelaksana pekerjaan. Seandainya wagub mencalonkan diri serta sehingga dapat diisi oleh Sekretaris Daerah. Apabila ketiganya maju di Pilkada sehingga dapat diserahkan pada Presiden.