Kenapa Pasangan Jarang Pamer Foto Di Sosmed Lebih Bahagia |Teknologi

Kenapa Pasangan Jarang Pamer Foto Di Sosmed Lebih Bahagia |Teknologi Serupa riset yang dicoba pada tahun 2013mengindikasikan bahwa mengunggah fakta kemesraan di jejaring sosial menggambarkan fakta atas kepuasan terhadap ikatan. tetapi riset yang dicoba pada tahun 2014 malah meyakinkan kebalikannya.

Riset yang diterbitkan di social psychology bulletin tersebut mengindikasikan bahwa para resPONden riset condong memperbarui status, photo, atau pos yang berkaitan dengan pendamping dikala terasa galau dengan ikatan yang tengah dijalani.

Kemudian apa yang membikin pasangan – pasangan anti pda (public display of affection) ini lebih senang? berikut ini diantara dalihnya.

Lebih fokus terhadap satu sama lain tidak keranjingan pembaharuan status atau posting photo tiap saat membikin pendamping mempunyai lebih banyak saat buat fokus terhadap pendamping. Pendamping serupa ini condong lebih menikmati momen kebersamaan daripada mereka yang kelewat padat jadwal pamer kemesraan di jejaring sosial.

Tidak melangsungkan pencarian validasi dari orang lain hasil riset yang diterbitkan di social psychology bulletin pada tahun 2014 mengindikasikan bahwa pamer fakta keharmonisan di jejaring sosial malah menandakan para pelakunya lagi berposisi dalam suasana kebalikannya. Karna terasa tidak puas dengan pendamping atau ikatan, kesimpulannya mereka berupaya buat menghasilkan ilusi ikatan yang sempurna di mata publik.[toggle title=”Toggle title”][/toggle]