Makanan Muslim Di India Yang Enak Saat Untuk Berbuka

Makanan Muslim Di India Yang Enak Saat Untuk Berbuka – Seperti di Indonesia, bertandang sembari membawa makanan berbuka puasa juga dijalankan umat muslim di India. Makanan yang diantarkan sudah pasti beragam sajian ciri khas Negeri Bollywood.

Satu hari, Usman, pegawai sisi IT di kantor saya datang ke tempat tinggal dengan anaknya buat buka puasa dengan. Mereka membawa tiga makanan yakni nasi biryani, raita serta cheena.

Ada hal menarik berkenaan penyebutan nasi biryani yang butuh Anda ketahui. Biryani merupakan kata dalam bhs Urdu yang konon datang dari bhs Persia. Nah, dalam bhs Persia, beras dimaksud ‘birinj’.

Ada hal menarik berkenaan penyebutan nasi biryani yang butuh Anda ketahui. Biryani merupakan kata dalam bhs Urdu yang konon datang dari bhs Persia. Nah, dalam bhs Persia, beras dimaksud ‘birinj’.

Jadi, bila kita menyebutkan nasi biryani tidak pas, karna sesungguhnya bermakna ‘nasi beras’ atau ‘nasi nasi’. Karenanya, di India orang mengatakannya chicken biryani (nasi ayam) atau mutton biryani. Bila diluar India ada juga beef biryani. Tapi pasti di India tak ada, karna sapi benar-benar tidak dikonsumsi disini. Yang ada merupakan daging kerbau. Itupun beritanya import dari Indonesia.

Sesaat raita, merupakan seperti bubur yang di buat dari yoghurt yang digabung sayuran atau buah. Kita ketahui kalau banyak makanan India yang datang dari susu atau yoghurt serta di setiap tempat tentu ada kios penjual susu.

Sajian paling akhir bernama cheena, miliki nama beda chickpea atau kacang-kacangan, berwujud biji-bijian yang kaya protein. Seperti kita ketahui, cukup banyak orang-orang India yang vegetarian.

Tidak heran, ragam makanan dari beragam type tanaman begitu popular disini, termasuk juga buat umat muslim yang makan daging.

Kembali sekali lagi masalah biryani, untuk saya, memakan biryani ayam miliki kedekatan dengan rasa Indonesia, karna tidaklah terlalu menyengat bumbunya. Di India ada beragam jenis type biryani, tapi rata-rata berasa sangat kuat buat lidah kita.

Biryani ayam merupakan pilihan paling aman serta enak buat yang baru datang dari Indonesia. Pertama, karna ini merupakan nasi. Tahu sendiri kan, orang Indonesia masih tetap juga akan berasa lapar bila belum juga makan nasi. Ke-2, bumbunya sesuai sama lidah kita.

Bila buat raita serta cheena yang banyak didapati di India, berasa sich oke saja. Lumayan buat disantap dengan biryani.

Jika telah usai berbuka serta salat magrib dengan, kami juga akan duduk enjoy di ruangan tamu sembari minum masala chai atau teh masala. Ini merupakan minuman paling popular di India, yang mencampurkan teh dengan beragam bumbu (bhs Indianya masala) seperti anis, kardamon, cengkeh, kayu manis, pala, merica, jahe dan sebagainya.

Di Amerika Serikat, ada beragam coffe shop yang jual chai latte, penemuan serta gabungan ‘Barat serta Timur’ buat memanjakan lidah customer. Ya, barangkali kelak ada pula yang jual bandrek latte atau bajigur latte diluar negeri ya.

Dalam acara berbuka puasa dengan kesempatan ini, ada pula rekan beda bernama Imran yang kenakan pakaian tradisionil India bernama kurta. Dia datang membawa chola serta fruit cocktail yang bila di Indonesia dimaksud es buah.

Penampilan ataupun berasa lebih kurang sama juga dengan es buah Indonesia. Cuma saja, tidak hanya buah, Imran memasukkan kurma juga ke dalamnya. Bila chola merupakan bhs Hindi buat makanan berjenis kacang-kacangan. Tapi yang dibawa Imran merupakan yang butir-butir yang putih warnanya.

Situasi kekeluargaan seperti ini cukup mengasyikkan, terlebih sepanjang Ramadan. Di kantor juga kami umum salat zuhur berjemaah. Ada lima orang yang teratur berjemaah, semasing seseorang dari Sudan, Maldives, Bangladesh, India dan saya sendiri.

Jadi merasa benar bekerja di organisasi internasional dengan karyawan beragam bangsa. Saya umum disuruh jadi imam nya karna paling tua umurnya, dan karna bacaannya tidaklah perlu terdengar hahaha. Mudah-mudahan beribadah puasa kita memperoleh rahmat serta barokah dari Allah SWT.