Mantan Kepala Densus: Saat Ini Dunia Sudah Belajar Lawan Teroris |Peristiwa

Mantan Kepala Densus: Saat Ini Dunia Sudah Belajar Lawan Teroris |Peristiwa Ledakan & baku tembak yang berjalan di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat terhadap 14 Januari 2016 dulu, membuat seluruhnya faktor penduduk tersadarkan diri. Tindak terorisme yang dikepalai oleh beberapa orang tidak bertanggung jawab masihlah berlangsung di sekian banyak wilayah Indonesia.

Mantan Kepala Departemen Kusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri, Inspektur Jenderal Bekto Suprapto, mengungkapkan, ada sekian banyak pesan yang akan diambil pasca insiden yang melukai puluhan orang tersebut. Bahkan, sekian banyak anggota kepolisian pun ikut terkena imbasnya.

“Pertama, menyangkut bersama fenomena Sarinah. Polisi teramat luar biasa. Dukungan warga luar biasa. Tanggapan pemerintah serta menakjubkan. Ini amat berlainan bersama fenomena terhadap 2000-an. Kita mesti bersyukur,” papar Bekto dalam suatu diskusi di Jakarta, Sabtu, 16 Januari 2016.

diluar itu, Bekto menegaskan, aksi-aksi kegiatan radikalisme tak bakal sepenuhnya berakhir pasca insiden di Thamrin. Tidak memandang lokasi & elemen yang lain, tindak terorisme dapat masih berlangsung kapan saja. Dirinya serta meminta terhadap segenap warga supaya memerangi tindak tak terpuji ini. “Teroris tak dapat sempat berakhir. Bukan berarti tempo hari ditumpas tetap berhasil. Sanggup berlangsung kapan saja & butuh hubungan kerja seluruh pihak. Penduduk, staf-staf, seluruh mesti pikirkan dengan cara apa perangi terorisme,” kata beliau.