Mourinho Tampilkan Gerak Dadan Menghina Supporter Juventus

Mourinho Tampilkan Gerak Dadan Menghina Supporter Juventus – Manajer Manchester United Jose Mourinho tampilkan gerak badan menghina supporter Juventus diakhir laga. Mourinho mengakui dia jadi tujuan ejekan supporter team tuan-rumah saat pertandingan berjalan.

Mourinho menempatkan tangannya di telinga sekalian mengarahkannya ke supporter Juventus. Berkaitan hal tersebut, Mourinho mengakui dianya cuma ingin dengar nyanyian supporter Juventus lebih keras.

“Saya dihina saat 90 menit. Saya hadir kesini untuk lakukan pekerjaan saya, tidak lebih dari itu. Saya tidak menghina siapa saja diakhir, saya cuma membuat gerak badan yang mengatakan jika saya ingin dengar mereka (supporter Juventus) lebih keras.”

“Saya mungkin tidak semestinya lakukan itu. Dengan kepala dingin, saya akan tidak lakukan hal tersebut, akan tetapi dengan keadaan keluarga saya diejek, termasuk juga keluarga Inter Milan, saya bereaksi semacam itu,” kata Mourinho pada Sky Sports Italia seperti diambil dari Football Italia.

Manchester United mencetak kemenangan menegangkan melalui dua gol balasan di pengujung laga.Manchester United mencetak kemenangan menegangkan melalui dua gol balasan di pengujung laga.

Mourinho mengatakan Manchester United bermain fenomenal di pertandingan lawan Juventus.

“Kami mainkan pertandingan yang fenomenal serta sampai puncak perform kami sebab kami tidak mungkin bermain lebih baik dibanding ini.”

“Kami memperoleh kemenangan sebab kami bermain dengan pendekatan yang begitu positif. Kami selalu coba mencari kemenangan sampai akhir laga,” kata pria asal Portugal ini.

Mourinho mengaku tiga point yang didapatkan di markas Juventus adalah catatan yang begitu bernilai. Manchester United sekarang berada di tempat ke-2 dengan nilai tujuh point, ketinggalan dua angka dari Juventus.

“Satu atau tiga point untuk Juventus dari pertandingan ini cuma akan memberi dikit pergantian untuk Juventus, akan tetapi tiga point memberi ketidaksamaan besar buat kami. Saya pikir hasil seri semestinya jadi hasil yang adil