Pada stage 3 Meniti Jarak 200 Km Hingga Banyuwangi

Pada stage 3 Meniti Jarak 200 Km Hingga Banyuwangi – Tarian tradisionil Ganjar Gandrung disajikan melepas start balapan sepeda Tur de Indonesia 2018, di Kota Probolinggo. Pada stage 3 ini, banyak pembalap bakal meniti jarak 200 Km hingga Banyuwangi.

Tari Ganjar Gandrung disajikan berapa sebelum saat peserta berpacu dari garis start didepan Kantor Pemkot Probolinggo, Jalan Panglima Sudirman waktu 10. 00 WIB. Tarian unik Probolinggo ini memukau beberapa ribu pirsawan atau banyak pembalap.

Wali Kota Probolinggo Rukmini, Kapolres, Dandim serta Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) melepas banyak atlet. Beberapa ribu pelajar SD dangan bendera merah-putih di tangan juga iringi keberangkatan banyak pembalap.

” Kami sangatlah bangga lantaran Probolinggo menjadi diantara satu daerah yg jadikan tempat etape dalam arena balap sepeda internasional Tur de Indonesia, ” kata Wali Kota Probolinggo Rukmini di area, Sabtu (27/1/2018) .

Tidak hanya kebanggaan jadi tempat start, lanjut Rukmini, atlet Kota Probolinggo juga turut juga dalam arena balap sepeda taraf internasional ini. Ialah Nandra Eko Wahyudi, atlet binaan tim ISSI cabang Kota Probolinggo.

” Saya harapkan banyak atlet masih bergairah lantaran mereka mesti meniti jarak 200 Km utk meraih etape 4, ialah ada di Kabupaten Banyuwangi, ” pungkasnya.

Nandra Eko Wahyudi menyampaikan, diperlukan persiapan tenaga ekstra utk melalui jalur di stage 3. Dia menilainya, rute ini termasuk paling berat berkat ada jalur yg menanjak.

” Khususnya di lokasi perlintasan masuk daerah Kabupaten Lumajang, Jember, Banyuwangi, ” terangnya.

Nandra memberi tambahan, saat sebelum lomba di gelar, ada 2 atlet asal Kota Probolinggo yg disodorkan jadi peserta Tur de Indonesia. Akan tetapi, cuma dirinya sendiri yg sukses lolos jadi peserta lomba bergengsi ini.

” Yg satu orang tak beroleh lisensi dalam arena ini, ” tandasnya.