Perbandingan Di Bawah Pimpinan Era Jenderal Tito Dengan Timur Pradopo |Nasional

Perbandingan Di Bawah Pimpinan Era Jenderal Tito Dengan Timur Pradopo |Nasional Indonesia Police Watch mengkritik mutasi jumlahnya perwira yang dilakukan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Beliau menonton pergeseran ini lebih dominan dipengaruhi dikarenakan aspek kedekatan bersama pihak tertentu.

Neta dulu membandingkan terhadap zaman kepemimpinan Kapolri Jenderal (Purn) Timur Pradopo, jabatan strategis seperti Direskrimum atau Kapolresta, Kapolrestabes cuma boleh diisi perwira yang telah lulus Sekolah Staf & Pimpinan Tinggi.

“Tapi waktu ini perwira yang belum ikut Sespimti mampu menjabat posisi tersebut. Kelihatannya ada kemunduran & teramat jauh dari semangat perubahan,” jelasnya dalam keterangan tercatat, Pekan (24/7).

Neta mencatat ada banyaknya perwira paling baik justru tidak mendapat pos strategis maka masihlah mesti menunggu disaat buat promosi. Tetapi dirinya pula mencatat ada yang segera promosi padahal baru dua bln menjabat.

“Perwira-perwira paling baik yang tak mempunyai kedekatan bersama elite masihlah dibiarkan terpuruk tidak dengan cita-cita sampai tiga atau empat tahun tidak dengan posisi yang terang,” tegasnya.

Neta tidak menyatakan dengan cara gamblang siapa saja perwira paling baik yang kariernya terhenti. Seperti didapati, mutasi tertuang dalam Surat Telegram Kapolri No. ST/1738/VII/2016 tertanggal 22 Juli 2016.