Polisi Menangkap Kedua Pelajar Akibat Ikutserta Terjadinya Pembunuhan

RAM (13) serta AS, dua pelajar SMP di Kecamatan Pusakanegara, Kabupaten Subang, di tangkap polisi karna disangka ikut serta pembunuhan pada korban Muhamad Fahmi Ardiansyah (13), siswa SMPN Legokulon. Ke-2 pelajar SMP itu diperalat oleh seseorang partikelir, Aceng Yusuf (25) untuk memperdaya korban.

Masalah ini tersingkap sesudah mayat korban M Fahmi Ardiansyah mengambang di Sungai Cipunagara, DusunTanjung Jaya, Kecamatan Pusakanegera, Kabupaten Subang pada Senin 23 Oktober 2017 sekitaran jam 09. 30 WIB.

Di badan jasad remaja, warga Dusun Palabuan Sebrang RT12/06, Desa Pangarengan, Kecamatan Legonkulon, Kabupaten Subang itu, ada beberapa luka bacokan serta lebam.

Petugas Polsek Legokulon lalu lakukan penyelidikan intensif sampai berhasil memperoleh bukti diri korban yaitu Muhamad Fahmi Ardiansyah. Setelah itu polisi mengecek saksi-saksi yang mengatahui paling akhir kali korban dengan siapa. Pada akhirnya, di ketahuilah kalau Fahmi paling akhir kali pergi dengan RAM serta AS.

” Dari sini mulai tersingkap momen yang menerpa korban Fahmi. Nyatanya korban dihabisi oleh rekannya sendiri yang diperalat oleh seseorang partikelir, Aceng. Sesudah buron sepanjang empat hari, Aceng berhasil diringkus di lokasi Cikopo, Cikampek, Kabupaten Karawang pada Sabtu 28 Oktober 2017, ” kata Kabid Humas Polda Jawa barat Kombes Pol Yusri Yunus.

Yusri menyampaikan, Aceng adalah eksekutor yang membunuh korban Fahmi. Sedang RAM serta AS bertindak membujuk Fahmi keluar tempat tinggal serta menuju tempat pembunuhan di Blok Sawah Kikorog Kali Curugan, Desa Bojongkeding, Kecamatan Tambakdahan, Kabupaten Subang. AS adalah adik kandung tersangka Aceng.

Berdasar pada pernyataan tersangka RAM serta AS, keduanya warga Dusun Kalimukti RT 11/07, Desa Bobos, Kecamatan Legonkulon, Kabupaten Subang, mereka diminta oleh Aceng untuk membujuk korban Fahmi bermain dengan membawa sepeda motor Suzuki Satria FU. RAM serta AS lalu berkunjung ke tempat tinggal Fahmi.

Karna tidak menyimpan berprasangka buruk, korban menuruti ajakan rekan satu kelasnya di SMPN Legokulon itu. Bahkan juga tersangka RAM yang mengemudikan sepeda motor punya Fahmi, membonceng korban serta AS. Tiba di Kali Curugan, Blok Sawah Kikorog, Desa Bojongkeding, Kecamatan Tambakdahan, Kabupaten Subang, RAM serta AS memberitahu Aceng.

Tersangka Aceng, papar Yusri, lantas datang ke tempat. Dia lalu mengeksekusi korban Fahmi memakai golok. Sesudah korban wafat dunia, Aceng membawa kabur sepeda motor Suzuki Satria FU serta handphone punya Fahmi. ” Aceng juga berikan uang Rp50. 000 pada tersangka RAM serta AS, ” papar Yusri.

Polsek Legokulon, tandas Yusri, berhasil mengamankan Suzuki Satria FU punya korban yang di ambil oleh tersangka Aceng serta uang Rp50. 000 dari RAM. Uang itu disadari RAM pemberian Aceng.

Sedang tanda bukti yang tetap dalam pencarian yaitu hp punya korban Fahmi serta golok punya Aceng yang dipakai aktor untuk membunuh Fahmi. ” Beberapa tersangka dijerat Pasal 338 serta atau 365 juncto Pasal 55 juncto Pasal 56 KUH Pidana, ” ujarnya.