Pria Di Semarang Aktivis Anti Narkoba Membunuh Pacar Gelapnya

Pria Di Semarang Aktivis Anti Narkoba Membunuh Pacar Gelapnya – Erwin Yoga Pratama (38) warga Tegalsari, Semarang Selatan, tega membunuh pacar gelapnya, Dewi Astuti (28) , warga Jalan Tamtama Barat III, Kompleks Bilangan Marga III, Kelurahan Ngesrep, Kecamatan Banyumanik, sehabis pertengkaran dirumah kontrakannya.

Jasad korban selanjutnya dibuang dipinggir jalan di daerah Bendan Duwue Sampangan. Aktor didapati duda serta anggota LSM Perkasa di Semarang yg beroprasi di sektor pengenalan anti narkoba serta penyaluran beras buat warga miskin (raskin) .

Peristiwa itu diawali waktu Selasa 15 Agustus 2017, korban datang ke kontrakan pemeran lebih kurang jam 14. 30 WIB. Di kontrakan itu, keduanya turut serta pertikaian dipicu korban yg mengagunkan buku kepemilikan kendaraan bermotor (BPKB) sepeda motor pemeran buat utang di koperasi. Dikarenakan korban tdk membayar angsuran utangnya sampai delapan bln., pemeran kerapkali dikejar-kejar debt collector.

Selagi percekcokkan itu lah, pemeran mendorong korban ke dinding, selanjutnya mencekiknya dengan tangan kanan. Sesaat tangan kirinya tutup mulut serta hidung korban sampai tdk dapat bernapas serta pada akhirnya wafat. Aktor yg was-was selanjutnya meninggalkan badan korban di kamar kontrakan. Baru saat malam harinya lebih kurang jam 23. 00 WIB, pemeran membungkus jenazah korban dengan memakai plastik besar berwarna hitam.

Aktor selanjutnya membawa jenazah korban dengan memakai sepeda motor Honda Vario punya korban. Jenazahnya di tempatkan di sisi tengah sepeda motor. Bahkan juga selagi membawa jenazah korban, pemeran membawaserta anaknya yg baru berusia delapan th.. Sesudah mendapatkan tempat yg sepi, yang pasti di Jalan Bendan Duwur Sampangan, dekat Universitas Unisbank, korban turunkan mayat korban serta meletakkannya saat saja.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abiyoso Seno Aji mengemukakan, mayat korban diketemukan oleh warga pada Selasa 15 Agustus 2017 malam lebih kurang jam 23. 30 WIB. “Kita sukses menangkap pemeran kurang dari 24 jam lantaran kerja sama tim, ” tukasnya selagi titel perkara di Polrestabes Semarang, Rabu (16/8/2017) .

Aktor, kata Kapolrestabes, di tangkap dirumah saudaranya di daerah Gayamsari. “Hubungan korban dengan pemeran merupakan pasangan pertalian gelap dikarenakan pemeran merupakan duda sesaat korban masih tetap bersuami, ” tuturnya. Akibatnya kelakuannya, pemeran diancam dengan pasal 368 KUHP terkait pembunuhan dengan ancaman hukuman optimal 12 th. pejara.

Aktor Erwin Yoga Pratama mengakui, pembunuhan itu ia laksanakan dengan spontan. Ia nekat membunuh kekasih gelapnya itu dikarenakan emosi dikarenakan sepeda motornya ditarik debt collector akibatnya cicilan utang di koperasi tdk diangsur. “Saya emosi saja serta tiada kemauan diawalnya membunuh, ” tukasnya.