Pria di Situbondo Alami Kecelakaan Tunggal Saat Bawa Lari Motor Hasil Curiannya

Pria di Situbondo Alami Kecelakaan Tunggal Saat Bawa Lari Motor Hasil Curiannya – Seseorang pemeran pencurian sepeda motor (curanmor) di Situbondo hampir saja wafat. Pemeran bernama Dasuki (38), ndelosor ke aspal sehabis alami kecelakaan tunggal kala mengusahakan membawa lari motor hasil curiannya.

Pria asal Cermee Bondowoso itu terjungkal gara-gara menabrak pembatas jembatan di Desa Siliwung Kecamatan Panji. Bukannya ditolong, residivis kambuhan itu malahan dihajar ramai-ramai oleh penduduk yang mengejarnya sampai kronis.

Mujur dalam situasi krusial, beberapa polisi selekasnya ada serta mengamankan pemeran. Sekarang, pemeran masih juga dalam perawatan sungguh-sungguh team medis RSUD dr Abdoer Rahem Situbondo.

“Situasi pemeran cukuplah kronis. Saat ini dalam perawatan di dalam rumah sakit. Belum juga dapat dikontrol,” kata Kasubbag Humas Polres Situbondo, Iptu H Nanang Priyambodo, Kamis (3/1/2019).

Sebelum dikejar-kejar penduduk sampai menabrak pembatas jembatan, Dasuki memang memperlancar laganya, kurang lebih jam 18.00 Wib. Ia menyabet sepeda motor Yamaha Mio Soul P 5820 EZ, punya Ika Isnaini (44), penduduk Desa Paowan Kecamatan Panarukan.

Tindakan pencurian berlangsung, kala korban barusan pulang dari tempat kerjanya di Warung Bunda Marfel, Desa Sumberkolak Kecamatan Panarukan. Di dalam perjalanan, korban sadar ada barang punya dia yang ketinggalan pada tempat kerjanya.

Ika Isnaini lantas balik kanan ketujuan warung Bunda Marfel. Datang di muka warung, korban bergegas turun dari sepeda motornya. Akan tetapi lantaran punya tujuan cuma sekejap, ia tak mematikan mesin motornya.

Kala itu, pemeran ada serta langsung membawa kabur motor berwarna merah itu. Korban yang memandang motornya dibawa orang langsung berteriak-teriak maling. Penduduk serta relasi kerja korban yang dengar teriakan itu langsung lakukan pengejaran.

Tindakan kejar-kejaran lantas tidak terelakkan sebelum selanjutnya pemeran terjungkal lantaran menabrak pembatas jembatan di Desa Siliwung, lantas dimassa.

“Sepeda motor hasil curian sukses ditangkap menjadi tanda untuk bukti. Sekarang kami tunggu situasi pemeran lebih baik untuk dikontrol dalam masalah ini,” tandas Nanang.