Rampok Curi Abu Jenazah, Minta Tebusan | Kriminal

Rampok Curi Abu Jenazah,  Minta Tebusan | Kriminal. Segerombolan rampok beraksi di pekuburan di provinsi Henan pekan lalu. Hal ini mereka lakukan guna mencuri abu serta memeras keluarga yang sudah ditinggalkan.

Nyonya Liu adalah salah satu dari korban gerombolan pencuri abu jenazah ini. Suami Liu meninggal dunia di awal tahun 2015 ini. Bagaikan tersambar petir di siang hari, Nyonya Liu memperoleh berita dari pihak Taman Pemakaman di Hongshan, yang menuebut bahwa abu jenazah dari pasangan hidupnya tersebut raib dicuri.

Setelah tiba di lokasi TPU Henan, Nyonya Liu melihat bukan hanya kuburan suaminya yang sudah dirusaj gerombolan rampok ini, namun beberapa makam yang lainnya juga dibuka dengan paksa.

Anggota gerombolan rampok ini pun meninggalkan selembar kertas, yang ditulisi dengan nomor telepon, dan diletakkan di dalam makam.

Pada saat Liu menghubungi nomor telepon itu, perampok meminta agar Nyonya Liu membayar uang sebesar 20 ribu yuan atau setara dengan Rp 43 juta. Akan tetapi, belakangan komplotan itu malah meminta jumlah uang yang lebih banyak lagi, dan tidak memberi tahukan di mana lokasi abu dari suaminya.

Atas persitiwa ini, wanita tua itu kemudian melapor ke pihak berwenang.

Menurut keterangan polisi di Henan, mereka menduga bahwa perampok ini adalah kelompok kejahatan yang terorganisir yang melakukan aksinya di seluruh negeri.