Saham Grup Bakrie Mengalami Kenaikan

Saham Grup Bakrie Mengalami Kenaikan – Kenaikan saham-saham Kelompok Bakrie jadi diantara satu gossip terpanas di bursa. Bagaimana tdk, saham yg rata-rata ada di harga Rp 50 per saham itu pada perdagangan saham Rabu (25/1/2017) tempo hari kompak bangkit.

Saham-saham itu bahkan juga kuasai posisi lima paling atas saham dengan volume serta nilai perdagangan paling tinggi.

Rabu tempo hari, harga saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) naik 1, 25 prosen dibandingkan hari terlebih dahulu jadi Rp 486 per saham.

Selama th. ini, harga saham BUMI udah menguat seputar 74, 82 prosen.

Tempo hari, nilai transaksi saham BUMI di bursa menggapai Rp 644, 67 miliar. Angka ini merupakan nilai transaksi paling tinggi di perdagangan Rabu.

Nilai kapitalisasi pasar BUMI juga melesat jadi Rp 17, 8 triliun. Dan 1 tahun paling akhir, nilai kapitalisasi pasar BUMI naik 872 prosen dari Rp 2, 04 triliun.

Kenaikan saham BUMI ditandai atas masuknya saham BUMI dalam deretan indeks LQ45.

Direktur serta Sekretaris Perusahaan BUMI Dileep Srivastava mengatakan, masuknya BUMI ke indeks LQ45 memberikan indikasi prospek positif emiten ini.

Menurutnya, sekarang harga BUMI udah undervalued dibanding dengan prospek kemampuan.

” BUMI udah membukukan keuntungan bersih di kuartal III 2016, kami mengasumsikan keuntungan bersih diakhir 2016 dapat bertambah, ” kata Dileep terhadap KONTAN, Rabu (25/1/2017) .

Tidak hanya saham BUMI, saham PT Pengabdian Henwa Tbk (DEWA) juga naik. Kenaikan harga saham ini bahkan juga menggapai 21, 92 prosen dalam satuhari, ke level Rp 89 per saham.

Saham PT Kekuatan Mega Persada Tbk (ENRG) juga naik 4, 55 prosen jadi Rp 69 per saham. Saham ini mulai meninggalkan level Rp 50 pada perdagangan minggu awal ini.

Saham PT Bakrie Sumatra Plantations Tbk (UNSP) juga bergerak tajam. Tempo hari, saham perusahaan sawit ini naik 18, 97 prosen jadi Rp 69 per saham.