Setimpal, Hukuman Mati Asworo Yang Melakukan Hal Kejam

Setimpal, Hukuman Mati Asworo Yang Melakukan Hal Kejam – Jaksa menuntut hukuman mati buat Asworo (32) , terdakwa pembunuhan calon istrinya Chatarina Wiedjawati (30) . Keluarga menilainya tuntutan jaksa udah setimpal dengan perbuatan yg dilaksanakan Asworo.

” Apabila saya pribadi menilainya udah sepatutnya Asworo dituntut hukuman mati. Mudah-mudahan vonis hakim lantas juga sama hukuman mati. Itu benar-benar hukuman yg setimpal, mengingat perlakuan Asworo sangatlah kejam, ” kata adik sepupu Chatarina, Alvian kala dilakukan konfirmasi tentang tuntutan Jaksa kepada Asworo, Selasa (5/11/2014) .

Bukan hanya itu, Alvian juga mempertanyakan nota pembelaan yg bakal diungkapkan Asworo pada Senin (11/12) lain kesempatan. Menurut Alvian, kala di tangkap Asworo udah menyadari perbuatanya, sempat menyampaikan bakal terima hukuman, maka dinilai tak perlu utk bikin nota pembelaan pada majelis hakim.

” Kembali juga mengapa mesti keberatan dengan hukuman mati? Tidakkah dari mula kala di tangkap itu udah bicara sendiri bakal terima hukuman apa saja. Mudah-mudahan saja vonis mati, maka itu hukuman yg patut bikin dia, ” jelas Alvian.

Alvian merupakan pihak keluarga yg saat kali pertama tahu tewasnya Chatarina lewat jejaring sosial yg mengedar. Chatarina yg kala itu diketemukan tanpa ada bukti diri pernah jadi isyarat bertanya serta pihak keluarga pernah memberikan laporan hilangnya Chatarina kepada pihak kepolisian.

Alvian yg tinggal di Yogyakarta awalannya diperintah utk menjemput Chatarina berbarengan Asworo pada minggu (7/5) , di bandara Adisujipto. Pada besok harinya, mereka idenya bakal laksanakan poto prewedding serta Alvian diperintah buat persiapan seluruh kepentingan, baik bunga serta gaun pengantin yg bakal dimanfaatkan.

Sangsi atas penemuan mayat tanpa ada bukti diri serta ciri-cirinya menyerupai dengan Chatarina. Alvian selanjutnya menghubungi orang-tua Chatarina, Paulus Selamet yg ada di Muara Enim, Sumatera Selatan utk laksanakan pencocokan data di RS Byangkara Polda Sumatera Selatan.

Sehabis laksanakan pencocokan data, nyata-nyatanya benar bahwa mayat wanita tanpa ada bukti diri itu merupakan putri sulung Paulus Selamet yg hilang seminggu waktu lalu. Keluarga histeris serta memohon polisi mengusut selesai persoalan itu serta mencari pelakunya.

1 bulan lantas, polisi sukses menangkap Asworo di diantara satu tempat tinggal kos di Bandar Lampung pada Senin (12/6) . Sekarang, Asworo udah duduk di kursi pesakitan serta dituntut hukuman mati oleh Jaksa atas dakwaan pembunuhan memiliki rencana kepada calon istrinya sendiri.