Tengah Perbaiki Alat Berat di Sungai, 2 Warga Banjarnegara Terjebak Banjir

Tengah Perbaiki Alat Berat di Sungai, 2 Warga Banjarnegara Terjebak Banjir – Dua orang penduduk Banjarnegara teperdaya banjir di Sungai Merawu, Desa Petambakan, Kecamatan Madukara. Kedua-duanya adalah operator serta mekanik yg tengah melakukan perbaikan exccavator/alat berat yg rusak di dalam sungai.

Kedua-duanya sukses diselamatkan, meskipun pernah teperdaya banjir saat 3 jam.

Kepala Tubuh Penanggulangan Petaka Daerah (BPBD) Banjarnegara Arief Rahman menjelaskan, awalannya dua korban itu yaitu mekanik serta operator alat berat. Korban yaitu Wahyu (30) serta Yayin (36) yg waktu peristiwa tengah melakukan perbaikan excavator yg rusak di dalam sungai.

“Waktu itu lebih kurang jam 14.00 WIB, mereka tengah melakukan perbaikan excavator di dalam sungai. Akan tetapi tak diduga dari hulu Sungai Merawu meluap airnya hingga tutup 1/2 tubuh excavator,” terangnya, Kamis (3/1/2019).

Waktu air meluap serta banjir, ke dua korban selamatkan diri naik ke atas excavator. Usaha penyelamatan dijalankan gunakan perahu karet serta tambang. 10 petugas BPBD kerjakan pengungsian operator serta mekanik itu. Untung banjir tak menjadi membesar hingga meringankan proses pengungsian.

” ibantu dengan team SAR serta beberapa relawan yang lain. Kira-kira 1 jam kami kerjakan proses pengungsian,” ujarnya.

Alat berat serta ke dua korban selanjutnya dapat dievakuasi dengan selamat lebih kurang jam 17.00 WIB. Dengan peristiwa ini, dia menyarankan biar penambang atau penduduk lebih waspada waktu beraktivitas di lebih kurang sungai. Mengingat curah hujan sekarang ini tinggi.

“Sekarang ini curah hujan tinggi jadi mesti berhati-hati kalaupun bekerja di lebih kurang sungai. Lantaran kerap memperoleh banjir kiriman seperti sekarang ini,” imbaunya.