Vanessa Angel Tak Hadir Dalam Agenda Wajib Lapor Ke Polisi Karena Beralasan Adik Sakit

Vanessa Angel Tak Hadir Dalam Agenda Wajib Lapor Ke Polisi Karena Beralasan Adik Sakit – Vanessa Angel ‘mangkir’ dari ketetapan harus lapor yang semestinya dikerjakan 2x dalam satu minggu. Agenda harus lapor ke-2 yang semestinya dikerjakan Kamis (10/1) ini, tidak didatangi Vanessa.

Ketidakhadiran Vanessa ini dibetulkan oleh Kabid Humas Polda Jawa timur, Kombes Pol Frans Barung Mangera. Dia mengatakan, dari info yang diterimanya, Vanessa tidak ada dalam agenda harus lapor pada Kamis ini.

“Yang berkaitan tidak ada dengan fakta adiknya sakit,” katanya, Kamis (10/1).

Dia mengatakan, harus lapor ini selalu dikerjakan mengingat penyidik masih tetap memahami masalah ini. Ditambah lagi, imbuhnya, tidak tutup peluang status Vanessa dapat menjadi terduga bila diketemukan bukti baru.

“Penyidik masih tetap memahami masalah ini, jadi dia mesti masih harus lapor sama dengan waktu yang telah dipastikan,” imbuhnya.

Berkaitan dengan pernyataan-pernyataan polemis yang sampai kini disampaikan oleh Vanessa, Barung mengharap dia berhenti berpolemik. Karena, sekarang ini penyelidikan masalah ini masih tetap berjalan, hingga punya potensi mengganggu.

“Jika ia mengatakan belum pernah lakukan, apakah yang diketemukan penyidik kan berlainan. Ditambah lagi ada transaksi yang didapatkan oleh penyidik pun berlainan,” katanya.

Awal mulanya, dari data digital hp muncikari ES, polisi mendapatkan rekapan transaksi keuangan pada ES dengan artis Vanessa Angel (VA) sekitar 15 kali.

Dari jejak digital itu, transaksi pada Vanessa serta ES berlangsung dalam periode saat setahun paling akhir, yaitu dari 1 Januari sampai 5 Desember 2018. Vanessa ditangkap 5 Desember lantas dalam suatu di hotel.

Awal mulanya, Subdit Siber Direktorat Reserse Kriminil Spesial Polda Jawa Timur menggerebek satu hotel di Surabaya. Dalam penggerebekan itu, polisi temukan dua artis serta dua manajemen dari artis itu dalam dua kamar yang berlainan.

Polisi lakukan penyidikan masalah ini saat satu bulan lamanya. Artis ibu kota itu berinisial VA serta AF. Satu artis sempat jadi mode majalah dewasa populer, serta satunya artis FTV.

Akan tetapi, dalam perubahan penyelidikan, polisi merasakan data 5 dari 45 artis yang lain yang disangka kuat masuk dalam jaringan prostitusi. Untuk artis dalam naungan muncikari TN diantaranya berinisial AC, TP, serta BS. Dan untuk artis ML, dan RF didapati adalah bimbingan muncikari ES.

Dalam masalah ini, polisi telah mengambil keputusan dua orang muncikari menjadi terduga.