Warga Luar Batang: Kami Diusir Dari Tempat Tingggal |Peristiwa

Warga Luar Batang: Kami Diusir Dari Tempat Tingggal |Peristiwa Beberapa Ratus penduduk RW 04 Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara, yang tinggal di tenda-tenda darurat & rumah-rumah bedeng kampung Akuarium, kawasan Luar Batang, tetap menginginkan kompensasi dari Pemerintah Propinsi DKI Jakarta sesudah permukiman mereka digusur terhadap April dulu.

“Kami minta kompensasi, kalau tak mampu dibangun kembali ya kami minta tukar rugi bangunan pas NJOP,” tutur Ketua RT 12 RW 04 Kelurahan Penjaringan, Rini di kampung Akuarium, kawasan Luar Batang, Jakarta Utara, Rabu 6/7 dikutip dari Antara.

Menurut dirinya, beberapa ratus masyarakat RT 01, RT 11, & RT 12 yang masihlah mendiami tenda & bangunan darurat itu bertekad masih bersi kukuh meski Pemprov DKI pernah mengatakan dapat kembali menertibkan perkampungan tanpa izin yang berdiri di atas lahan second Pasar Ikan milik PD Pasar Jaya.

Dalam faktor ini, masyarakat mengharapkan pemerintah ingin memperhatikan hak penduduk yang sudah bertahun-tahun tinggal di kampung Akuarium, termasuk juga pindai rugi bangunan & harta benda mereka yang diluluhlantakkan media berat.

“Kami kan tadinya miliki bangunan, bukannya seperti binatang yang diusir setelah itu dilempar kandangnya langsung pergi. Bukan demikian caranya,” kata Rini.