Yasonna Percaya Polisi Segera Mengungkap Kasus Teror Pimpinan KPK

Yasonna Percaya Polisi Segera Mengungkap Kasus Teror Pimpinan KPK – Menteri Hukum serta HAM Yasonna H Laoly mencela tindakan teror bom pada 2 pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi. Ia yakin polisi selekasnya membuka masalah teror itu.

“Saya yakin polisi akan membuka masalah ini,” kata Yasonna di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (11/1).

Menurut dia, tindakan teror itu tidak bisa dikerjakan pada siapa saja di Indonesia. Ia minta polisi selekasnya mengincar beberapa aktor.

“Beberapa orang yang lakukan teror pada pimpinan KPK, saya duga ini bukan beberapa cara yang perlu dikerjakan di satu negara hukum. Saya mengharap polisi mesti langsung mencari siapa pelaku-pelaku teror itu. Itu tidak dibetulkan. Pada siapa saja itu tidak dibetulkan,” papar Yasonna.

Awal mulanya, benda disangka bom molotov diketemukan di muka rumah tempat tinggal Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif, di Kalibata Selatan, No 42C, Jakarta Selatan. Sesaat, benda lainnya berbentuk botol kaca yang disangka masih tetap aktif di dalam rumah itu sekarang ditangkap pihak kepolisian.

Selain itu, tempat tinggal Ketua KPK Agus Rahardjo pun jadi tujuan teror bom. Kepala Biro Penerangan Penduduk (Karopenmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo, membetulkan terdapatnya momen itu.

“Ada insiden di tempat tinggal Pak Agus serta Pak Laode,” kata jenderal polisi bintang satu ini waktu di konfirmasi.

Dari tanda bukti yang didapatkan penyidik di tempat peristiwa, turut diambil alih pecahan botol. “Pantas disangka ledakan itu datang dari bom, tetapi masih tetap dianalisis macamnya,” kata Dedi.