Banjir Ganggu Aktifitas Warga Yang Mau Melintas

Banjir Ganggu Aktifitas Warga Yang Mau Melintas – Banjir menggenangi Jalan Tanjungkarang, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus Oleh karena itu, akses penghubung Kudus-Grobogan jadi terkendala.

Pantauan di area, banjir merendam permukaaan Jalan Tanjungkarang selama lebih kurang 500 mtr.. Dengan ketinggian lebih kurang 30 cm. Banjir itu membuat banyak pemakai jalan mengeluh. Lebih-lebih pemotor.

Muklisin (26) salah seseorang pemotor yang melintas di jalan itu mengemukakan, banjir di Jalan Tanjungkarang membuatnya terkendala waktu melintas. Sampai, dia mengurungkan tujuannya melewati ruas itu.

” Seandainya saya melintas, sepeda motor punya saya tentunya mati. Oleh karena itu saya tentukan jalan kaki, ” kata Muklisin yang pilih melintas lokasi Karanganyar Demak menuju Grobogan, di area, Rabu (14/2/2018) .

Eko Pujiyono (35) warga RT 3 RW 5 Desa Tanjungkarang, mengemukakan, banyak warga kebingungan melewati jalan terendam banjir. Dia juga ikhlas turun mengatur jalan.

” Banjir di jalanan serta permukiman berjalan Selasa (6/2) malam. Banjir di jalanan pernah turun Minggu (11/2) . Senin (12/2) , banjir datang kembali, ” kata Eko dijumpai di area.

Dia ikhlas mengatur jalan buat memandu pengendara selagi melintas. Seperti supaya pengendara tidak terjebak jalan berlubang, serta mendorong kendaraan yang mogok dikarenakan menerjang banjir.

Kepala Tubuh Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus Bergas Catursasi Penanggungan mengimbuhkan hingga waktu ini beberapa titik di Kudus masih tetap terendam banjir.

” Yakni di Tanjungkarang, Jati Kulon, serta Jati Wetan, serta Jetis Kapuan. Seluruh nya masuk Kecamatan Jati, ” kata Bergas dihubungi wartawan lewat sambungan telpon.