Merauke Sedang Mengalami Susah Sinyal

Jayapura – Komisi Penentuan Umum (KPU) Mimika beralih tempat buat melakukan pleno penetapan pasangan calon Bupati serta Wakil Bupati Mimika, periode 2018-2023.

Perpindahan tempat dari Kota Timika ke Kota Jayapura dikerjakan dikarenakan tanda komunikasi Telkomsel di Kota Timika mendadak hilang mulai sejak lepas 8 Februari 2018.

Lantas, jaringan internet di Kota Timika tidak bermanfaat dengan baik. Padahal KPU mesti memasukan data support perorangan hasil pembuktian faktual dari kampung-kampung ke System Kabar Pencalonan (Silon) .

” Masalah jaringan internet diluar kendali kami. Rapat Pleno yg kami laksanakan di Timika mesti di pending serta telah setujui dengan KPU Papua buat dipindahkan ke Kota Jayapura, ” tutur Ketua KPU Mimika, Theodora Ocepina Magal, Sabtu (17/2/2018)

Terkecuali tidak ada tanda di Timika, perpindahan tempat pleno dikerjakan dikarenakan perang berkelanjutan di Kwamki Narama, mulai sejak Oktober 2017 sampai sekarang ini.

Masalah komunikasi yang lain juga berjalan di Kota Merauke. Meskipun berangsur sembuh, tetapi tanda kadang kala masih tetap hilang dengan mendadak.

” Kadang hilang hingga 30 menit atau 40 menit, bahkan juga 1 jam. Tapi adakalanya keluar kembali, ” ucap Abdel, warga Distrik Kuprik, Kabupaten Merauke.

Meskipun telah dapat berkomunikasi lewat pesan singkat atau menelpon segera, tapi buat melaksanakan service internet, masih tetap susah dikerjakan di daerahnya.

” Saya bahkan juga mesti ke arah Kota Merauke, sekitaran 15-20 menit naik kendaraan bermotor, cuma buat beroleh tanda 4G atau 3G Telkomsel, supaya dapat kirim berita, ” ucap Abdel yg berprofesi menjadi jurnalis media on-line lokal di Papua.